Wednesday, October 18, 2017

Solidaritas pada pastor, umat Islam Prancis ikuti misa Katolik

Image copyright GETTY Image caption Seorang paderi Katolik menyambut umat Islam yang ikut kebaktian soidaritas bagi Romo Hamel. Kaum Muslim di Prancis menghadiri Misa Katolik sebagai pernyataan solidaritas atas terbunuhnya seorang paderi pada hari Selasa pekan lalu. Romo Jacques Hamel tewas di gerejanya di Saint-Etienne-du-Rouvray dekat Rouen oleh dua orang yang telah berikrar setia pada kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS. Penyerang membunuh sang paderi dengan menggorok lehernya dalam kejahatan paling absurd di Prancis. Dewan Muslim Perancis, CFCM, menyerukan umat Islam untuk menunjukkan 'solidaritas dan kasih sayang' menyusul pembunuhan itu. "Kita semua adalah umat Katolik Perancis," kata Anouar Kbibech, ketua Dewan Muslim Prancis, dalam ungkapan solidaritasnya. Serangan gereja: Presiden Hollande temui pemimpin agama Tersangka penyerangan gereja Prancis pernah ditangkap Image caption Romo Jacques Hamel digorok lehernya di gerejanya oleh dua or..

Serangan Al-Shabab di Somalia Tewaskan 13 Orang

Paling sedikit 13 orang telah tewas, termasuk 7 orang penyerang, dalam serangan terhadap kompleks kepolisian Somalia di Mogadishu hari Minggu.

India Beri Bantuan Pangan bagi Warganya di Arab Saudi

India mengatakan akan memberi bantuan pangan bagi ribuan pekerja India di Arab Saudi yang tidak dapat membeli pangan setelah kehilangan pekerjaan mereka di kerajaan itu.

Sektor Swasta Australia Kerjasama Berdayakan Pengungsi di Kenya Lewat Bola

Sektor Swasta Australia Kerjasama Berdayakan Pengungsi di Kenya Lewat Bola Terbit 29 May 2016, 20:02 AEST Loukas Founten Apa yang dimulai sebagai proyek kecil untuk memberikan bola sepak bola dan pakaian kepada para pengungsi, kini, telah menarik dukungan perusahaan Australia, dengan rencana besar untuk menjadi sebuah organisasi non-pemerintah formal. Kelompok amal ‘Barefoot To Boots’ segera kembali ke Kenya. (Credit: ABC licensed) Tahun lalu, pengusaha Adelaide, Ian Smith, membantu mengambil pengiriman peralatan sepak bola ke salah satu kamp pengungsi terbesar di Kenya dan, satu tahun berikutnya, ia beserta rekan-rekannya kembali ke kamp pengungsi Kakuma, rumah bagi sekitar 180.000 orang. Dalam perjalanan terbaru ini, bergabung bersamanya adalah mantan penghuni kamp yang paling terkenal, pemain sepak bola professional, Awer Mabil. Ia dan saudara laki-lakinyanya meninggalkan kamp Kakuma sekitar satu dekade lalu. Awer melanjutkan karir untuk bermain di klub A..