Rio Haryanto bertahan di dunia balap

95
Rio Haryanto, eks pebalap F1 yang masih bertahan di dunia balap formula
Rio Haryanto, eks pebalap F1 yang masih bertahan di dunia balap formula
© Ross Land /AP Photo

Publik nyaris melupakan sosok Rio Haryanto ketika karier singkatnya di dunia balap Formula 1 berakhir pada separuh musim 2016. Namun akhir pekan lalu, Sabtu-Minggu (18-19 Maret 2017), pemuda 24 tahun ini muncul sebagai mentor di ajang Asian Formula Renault (AFR).

Rio direkrut PS Racing untuk membimbing dua pebalap muda, Lori Kimura dan Victor Liang. Kimura, asal Jepang, tampil di kelas B dan Liang yang asal Tiongkok beraksi di kelas A.

Adapun PS Racing merupakan tim balap kenamaan di level bawah yang dimiliki oleh bekas pebalap asal Finlandia, Pekka Saarinen. Dan kehadiran Rio disambut gembira oleh pria 33 tahun itu.

“Kami hadir lagi di Asian Formula Renault bukan hanya dengan para pebalap bagus, tapi juga Rio Haryanto yang datang berkat sumbangsih Shuma PTE Ltd. Rio datang dari Formula 1 untuk memberi saran kepada para pebalap kami agar bisa tampil lebih baik di dalam dan luar lintasan,” tulis siaran pers PS Racing pada 9 Maret lalu.

Pengalaman Rio di F1 meski hanya separuh musim 2016 dianggap cukup untuk membimbing Kimura dan Liang. Perlu diketahui, PS Racing juga memiliki pebalap asal Hong Kong Dominic Tjia yang bermain di kelas B.

Debut Rio sebagai pembimbing terjadi di Sirkuit Zhuhai, Tiongkok. Namun sayang, Kimura yang diasuhnya gagal menjadi juara dalam dua race lalu akibat kerusakan mobil lantaran terlibat tabrakan.

Pada Sabtu (18/3), Kimura sempat menjanjikan karena start dari posisi terdepan (pole position). Namun ketika balapan tersisa empat putaran, mobilnya bermasalah akibat ditabrak dari belakang.

Sementara pada Minggu (19/3), Kimura kembali terlibat tabrakan. Alhasil dia hanya berhasil finis di posisi lima.

Tak pelak Rio kecewa melihat hasil balapan berbeda 180 derajat dengan kualifikasi.

Disappointing day but it’s really great to work with him. He have an awesome fighting spirit, just gotta keep it cool and clean next race @iorimotorsport #learningcurve

A post shared by Rio Haryanto (@rharyantoracing) on

“Hari yang mengecewakan, tapi senang sekali bisa bekerja bersama Kimura. Dia punya semangat juang tinggi, tinggal menjaga ketenangan pada balapan berikutnya,” tulis Rio dalam status Instagram-nya, Minggu (19/3).

Seri balapan AFR bakal menjalani jeda selama satu bulan dan dimulai lagi untuk seri kedua pada 5 dan 7 Mei di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Bagi Rio, balapan AFR tidaklah asing. Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, ini pernah menjalani dua musim AFR pada 2008 dan 2009. Pada tahun pertama, Rio yang membela Asia Racing Team sempat dua kali juara dan secara total tiga kali naik podium.

Pada klasemen akhir 2008, Rio berada di posisi enam –setingkat di bawah sang kakak, Ryan Haryanto, yang ketika itu membela tim Champ Motorsports. Sementara setahun kemudian, prestasinya menurun karena Rio hanya dua kali naik podium –seluruhnya sebagai runners-up dan menutup musim di posisi 11.

Original Article