Taiwan Protes Indonesia Karena Deportasi Warganya ke Cina

24

Taiwan Protes Indonesia Karena Deportasi Warganya ke Cina

Pemerintah Taiwan melayangkan protes kepada Indonesia karena mendeportasi warganya ke Cina. Taipei mendesak agar Indonesia menangguhkan deportasi dan memberikan akses diplomatik terhadap warganya.


Flagge China und Taiwan (Getty Images/AFP/P. Lin)

Taiwan melayangkan nota protes kepada Indonesia lantaran mendeportasi 22 warganya ke Cina. Mereka termasuk sindikat penipuan yang beranggotakan 143 warga negara Cina. Protes serupa juga dilayangkan ke Vietnam dan Kamboja untuk alasan sama.

Sejak beberapa bulan terakhir pemerintah Beijing aktif memburu kelompok kriminal Cina yang beroperasi di Asia Tenggara. Namun sebagian yang terlibat ternyata warga negara Taiwan. Pemerintah Indonesia sebelumnya mengaku telah berkoordinasi dengan kepolisian Cina untuk mendeportasi para tersangka.

"Kami meminta kunjungan konsultasi dan juga menawarkan bantuan mengidentifikasi tersangka. Kami mendesak Indonesia berlaku sesuai dengan hukum dan juga menyediakan kanal untuk bantuan hukum bagi warga negara Taiwan," tulis Kementerian Luar Negeri di Taipei. Pemerintah Taiwan juga menegaskan niatnya bekerjasama dengan Cina untuk mengatasi tindak kriminal lintas batas.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Rindu dekat dengan alam?

    Kangen kehidupan yang dekat dengan alam saat terjebak aktivitas di hutan beton perkotaan? Jika kebetulan singgah di ibukota Taiwan,Tapei, jawaban atas masalah Anda salah satunya adalah: naik bus ‘hutan‘ ini.

  • Taiwan - Busfahrt für Grünflächen in Taipei (Reuters/T. Siu)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Bus "Hutan" pertama

    Florist Alfie Lin dan perancang Xiao Qing-Yang mengubah bus kota ini menjadi rumah hijau yang didekorasi dengan anggrek, lily, pakis dan berbagai tanaman lainnya. Bus beroperasi di jalur khusus melintasi Taipei, dengan pemberhentian di museum seni, kuil ternama, dan pasar malam.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Fase uji coba

    Uji coba bus berlangsung seminggu di bulan Mei 2017. Bus "hutan" berangkat pada pukul 9:30 pagi dengan rute dari Tianmu menuju ke Xizhi, melewati Pasar Shi-dong, Stadion Baseball Taipei Tianmu, Museum Seni Rupa Taipei, Pasar Qingguang, Kuil Xingtian, Pasar Malam Raohe Street dan Nankang Software Park.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Duduk di kerimbunan pohon

    Penumpang bisa duduk di bangku bus berumput sambil menikmati perjalanan mengelilingi ibukota Taipei. Bus ‘hijau‘ Ini adalah yang pertama dari jenisnya. Berbagai tanaman menyelimuti bus No. 203 yang rutenya mengelingi jalan-jalan di Taipei.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Inisiatif pemerintah kota

    Penumpang menikmati kenyamanan bus berisi kebun dan taman. Kehadiran bus unik ini merupakan upaya pemerintah Taipei untuk mengkampanyekan pentingnya ruang terbuka hijau di kotanya. Alhasil, para penumpangnya tampak gembira. Mereka sibuk berswafoto dengan latar bunga dan tanaman.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Jadi ajang berfoto ria

    Penumpang asyik berswafoto atau mengambil gambar di dalam bus berisi kebun dan taman unik ini. Berbagai tanaman tampak menggantung di atap bus. Untuk menambah kesan hijau, kursi-kursi penumpang juga dilapisi rumput.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Semerbak harum bunga

    Tanamannya juga banyak yang berbunga harum – jadi menyegarkan, kan? Florist yang ikut mendesain bus mengemukakan, mereka ingin membawa sentuhan alam ke rutinitas komuter yang sibuk. Penumpang bisa mencium aroma alam di dalam bus dan melihat tanaman hijau yang semarak untuk merasakan pesan damai dari alam.

  • Taiwan Forest Bus in Taipei (Getty Images/AFP/S. Yeh)

    Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

    Kegembiraan dan harapan

    Tidak mengejutkan jika "bus hutan" disambut dengan antusias. Siapa yang tidak suka naik bus anggrek dan duduk di kursi berpapar rerumputan? Penumpang mengantri untuk mendapatkan tempat di bus unik itu. Banyak orang berharap bus itu bisa beroperasi secara permanen dan bukan hanya proyek ujicoba. Ed:ap/as/afp/taiwannews)

"Tapi sikap Cina memaksa mendeportasi warga negara Taiwan ke wilayahnya mengabaikan niat baik dan permintaan kami… dan dampaknya pada perkembangan hubungan lintas selat," tulis Dewan Daratan Tiongkok, lembaga pemerintah yang bertugas mengurusi kebijakan terkait Cina.

Sejauh ini Kementerian Luar Negeri Cina belum berkomentar terhadap pernyataan Taiwan.

Indonesia menganut kebijakan satu Cina dan tidak mengakui kedaulatan Taiwan. Namun begitu hubungan kedua negara mengalami pertumbuhan pesat sejak satu dekade terakhr. Saat ini Taiwan adalah mitra dagang terbesar ke10 Indonesia.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 1997 (Reuters/D. Martinez)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    1997: Momentum Bersejarah

    Penyerahan Hong Kong dari Inggris kepada Cina terjadi tanggal 1 Juli 1997. Wilayah Hong Kong menjadi koloni Inggris tahun 1842 dan dikuasai Jepang selama Perang Dunia II. Setelah Hong Kong kembali ke Cina, situasi politiknya disebut "satu negara, dua sistem."

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 1999 (Reuters/B. Yip)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    1999: Tidak Ada Reuni Keluarga

    Keluarga-keluarga yang terpisah akibat perbatasan Hong Kong berharap akan bisa bersatu lagi, saat Hong Kong kembali ke Cina. Tetapi karena adanya kuota, hanya 150 orang Cina boleh tinggal di Hong Kong, banyak yang kecewa. Foto: Aksi protes warga Cina (1999) setelah permintaan izin tinggal ditolak oleh Hong Kong.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2002 (Reuters/K. Cheung)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2002: Harapan Yang Kandas

    Masalah izin tinggal muncul lagi April 2002 ketika Hong Kong mulai mendeportasi sekitar 4.000 warga Cina yang "kalah perang" untuk dapat izin tinggal di daerah itu. keluarga-keluarga yang melancarkan aksi protes di lapangan utama digiring secara paksa.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2003 (Reuters/B. Yip)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2003: Pandemi SARS

    2003, virus SARS yang sangat mudah menular mencengkeram Hong Kong. Maret tahun itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan adanya pandemi di kawasan itu. Pria ini (foto) hadir dalam upacara penguburan Dokter Tse Yuen-man bulan Mei. Dr. Tse secara sukarela menangani pasien SARS dan tertular virus itu. Hong Kong dinyatakan bebas SARS Juni 2003. Hampir 300 orang tewas akibat penyakit ini.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2004 (Reuters/B. Yip)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2004: Demonstrasi bagi Demokrasi

    Politik Cina "satu negara, dua sistem" kerap sebabkan ketegangan. 2004, dalam peringatan ke tujuh penyerahan kembali Hong Kong, ratusan ribu orang memprotes, dan menuntut reformasi politik. Mereka menyerukan demokrasi dan pemilihan pemimpin Hong Kong berikutnya.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2008 (Reuters/V. Fraile)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2008: Tidak Ada Tempat Tinggal

    Harga properti yang sangat tinggi sebabkan biaya sewa yang juga tinggi. 2008 rasanya tak aneh jika melihat orang seperti Kong Siu-kau tinggal di apa yang disebut "rumah kandang." Besarnya 1,4 m persegi, dikelilingi kawat besi, dan dalam satu ruang biasanya ada delapan. Sekarang sekitar 200.000 orang menyebut sebuah "kandang" atau satu tempat tidur di apartemen yang disewa bersama, sebagai rumah.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2009 (Reuters/A. Tam)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2009: Mengingat Lapangan Tiananmen

    Saat peringatan 20 tahun pembantaian brutal pemerintah Cina di Lapangan Tiananmen (4 Juni 1989), penduduk Hong Kong berkumpul dan menyalakan lilin di Victoria Park. Ini menunjukkan perbedaan besar antara Hong Kong dan Cina. Di Cina pembantaian atas orang-orang dan mahasiswa yang pro demokrasi hanya disebut Insiden Empat Juni.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2014 (Reuters/T. Siu)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2014: Aksi Occupy Central

    Sejak September 2014, protes skala besar yang menuntut lebih luasnya otonomi mencengkeram Hong Kong selama lebih dari dua bulan. Ketika itu Beijing mengumumkan Cina akan memutuskan calon pemimpin eksekutif Hong Kong dalam pemilihan 2017. Aksi protes disebut Revolusi Payung, karena demonstran menggunakan payung untuk melindungi diri dari semprotan merica dan gas air mata.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2015 (Reuters/B. Yip)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2015: Olah Raga Yang Penuh Politik

    Kurang dari setahun setelah Occupy Central berakhir, Cina bertanding lawan Hong Kong dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia sepak bola, 17 November 2015. Para pendukung Cina tidak disambut di Hong Kong. Para fans Hong Kong mengejek dan berteriak-teriak ketika lagu kebangsaan Cina dimainkan, dan mengangkat poster bertuliskan "Hong Kong bukan China." Pertandingan berakhir 0-0.

  • Timeline 20 Jahre Hongkong 2016 (Reuters/B. Yip)

    Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

    2016: Kekerasan Baru

    February 2016 tindakan brutal polisi Hong Kong kembali jadi kepala berita. Pihak berwenang berusaha singkirkan pedagang ilegal di jalanan dari kawasan pemukiman kaum buruh di Hong Kong. Mereka mengirim polisi anti huru-hara, yang menggunakan pentungan dan semprotan merica. Bentrokan ini yang terbesar setelah Revolusi Payung 2014. Penulis: Carla Bleiker (ml/hp)

rzn/hp (rtr,ap)

Laporan Pilihan

Hong Kong: 20 Tahun Setelah Dikembalikan ke Cina

Hong Kong dikembalikan ke bawah kekuasaan Cina 20 tahun lalu, setelah dikuasai Inggris selama 156 tahun. Sejarah kawasan itu selama ini sudah ditandai sejumlah aksi protes terhadap Cina. (30.06.2017)

Wow, Ada "Hutan" Berjalan di Taiwan

Jika Anda tidak bisa sampai ke alam, betapa indahnya jika alam yang datang kepada Anda. Gagasan unik diwujudkan melalui bus 'hutan' di Taiwan ini. (01.06.2017)

Konten terkait

08.2016 Crime Fighters 2 Click On the Link (Cyber Kriminalität)

Indonesia Deportasi 148 Warga Cina Pelaku Penipuan
01.08.2017

Indonesia menggandeng kepolisian Cina untuk mendeportasi 148 tersangka pelaku penipuan siber. Penggerebekan di Indonesia termasuk upaya Beijing menangkap warganya yang mengoperasikan sindikat penipuan di Asia Tenggara

Pink Dot Singapur

Acara Pawai LGBT Singapura "Pink Dot SG" Banjir Sponsor
01.06.2017

Pawai tradisional kaum LGBT Singapura Pink Dot jadi ajang atraktif bagi sejumlah perusahaan. Tahun ini, penyelenggara mencatat rekor dana dari sponsor, sekalipun aturan pemerintah diperketat.

Somalia Piraterie

Politisi Taiwan Bantu Bebaskan Sandera dari Tangan Perompak Somalia
31.10.2016

Mantan anggota parlemen Taiwan Tsai Cheng-yuan tak kenal lelah berunding dengan perompak Somalia agar membebaskan 25 sandera. Termasuk empat warga Indonesia, yang disekap hampir 5 tahun.

DW World