Tersedia emoji yang cerminkan budaya Arab

108
Emoji Arab di Halla Walla

Emoji -kartun kecil yang dicintai oleh pengguna telepon pintar- sepertinya sudah menjadi bahasa dunia untuk segala usia.

Namun para pengguna telepon genggam di negara-negara Teluk masih menghadapi masalah: tidak ada emoji Arab, kecuali Anda memasukkan gambar pria berserban, tapi itu pun bisa saja umat Sikh.

Untuk mengisi kekosongan itulah, dua sahabat yang tinggal di Dubai meluncurkan aplikasi dengan gambar perokok shisha, penari perut, dan sekitar 200 karakter lain.

Mereka menamakan aplikasi itu 'Halla Walla' yang merupakan bahasa Arab gaul untuk 'Halo' yang merupakan ucapan salam yang biasa digunakan di Kuwait, Arab Saudi, dan Bahrain.

Yasmine Rasool, 31 tahun, dari Bahrain dan Eriko Varkey, 30 tahun -yang berasal dari Jepang- muncul dengan gagasan tersebut ketika sedang liburan di New York.

"Itu merupakan pengalaman budaya dan sosial bagi kami," tutur Yasmine.

Hak atas foto
HallaWalla.com

Image caption

Eriko Varkey (kiri) dan Yasmine Rasool menciptakan Halla Walla untuk membantu menjelaskan budaya Arab.

"Kami memulainya karena kami melakukan perjalanan ke beberapa kota dan orang-orang bertanya, 'Ok, jadi seperti apa yang ini di dunia Arab?' Saya dan Eriko mencoba menjelaskan seperti apa budaya dan kekayaannya."

Menjelaskan budaya Arab

Mereka kemudian membuat aplikasi tentang Timur Tengah yang modern, yang sesuai dengan gambaran keluarga yang bising, kumpulan keluarga yang tak habis-habisnya, mode pakaian, mobil kencang, atau perasaan-perasaan kuat, maupun makanan tengah malam: shawarma (daging isian dengan bungkus roti tipis).

"Orang-orang bertanya kepada saya, Apakah Anda punya hak sebagai perempuan yang hidup di sana? Dan ya, kami punya banyak hak sebenarnya," tegas Yasmine.

"Banyak orang yang memiliki konotasi buruk tentang dunia Arab, jadi kami pikir, oke, kita perlu menjelaskannya."

Gambar yang tersedia di Halla Walla antara lain termasuk para pria dengan pakaian konservatif, yang mengenakan kandura -jubah sepanjang mata kaki- dan penutup kepala keffiyeh. Namun ada juga yang mengenakan topi biasa.

Hak atas foto
Halla Walla

Image caption

Emoji yang tersedia tak cuma ekspresi perempuan berjilbab, juga berbagai produk dalam kehidupan modern.

Sementara untuk emoji perempuan, tersedia perempuan tanpa penutup kepala yang tertawa terbahak-bahak mapun perempuan dengan hijab longgar yang mengedipkan mata.

"Kami benar-benar ingin menangkap bahwa kami adalah orang-orang yang gembira, bagaimana lucunya orang per orang," jelas Eriko.

"Beberapa keluarga Yasmine menutupi tubuh dan wajah, mereka konservatif, namun mereka lucu dan suka mencari kesenangan. Yang lainnya agak liberal namun mengenakan pakaian tradisional."

"Teman kami beragam, sebagian menutupi diri dan sebagian lain tidak. Jadi kami ingin menangkap semuanya, untuk memperlihatkan keragaman di sini, khususnya di kalangan generasi kami."

Pendapat banyak orang

Menurut Yasmine, salah satu gambar -yaitu animasi perempuan berhijab yang menghembuskan ciuman- terinspirasi dari sepupunya.

"Mereka semua menutup tubuh, namun banyak dari mereka yang 'bermuka tebal," tutur Yasmine sambil tertawa lepas. "Kami Arab namun kami seperti umat manusia lainnya."

Ketika sedang mempersiapkan emoji Arab ini, kedua sahabat bertemu dengan beberapa kelompok pemberi pendapat di Bahrain, Dubai, dan Arab Saudi untuk memutuskan emoji yang akan dibuat.

Hak atas foto
Halla Walla

Image caption

Banyak cerita tentang 'pria playboy Arab' yang jalan-jalan bersama harimau peliharaan, maka dibuatlah emojinya.

Kelompok yang mereka tanyai terdiri dari semua golongan: anak-anak, orang tua, pria dan perempuan. Semuanya mendapat kesempatan untuk memberikan pendapatnya.

Mereka kemudian bekerja sama dengan sebuah perusahaan pengembang di London, Oxygn Consulting, untuk mewujudkan visi tentang emoji Arab, yang bisa bekerka untuk iOS dan Android.

Tentu saja ada emoji yang menjadi favorit mereka masing-masing.

"Saya suka pria dengan sisha dan gambar hati," kata Yasmine. "Saya suka pria yang menghembuskan gambar hati dari pipa shisha! Itu tidak ada tapi kalau saya menemukan pria itu, saya akan janjian dengannya."

Sedangkan Eriko memilih seorang perempuan yang mengatur dandanan di wajahnya, yang jadi tren di kalangan perempuan Teluk yang sadar penampilan.

Hak atas foto
Halla Walla

Image caption

Makanan merupakan salah satu yang banyak mendapat komentar orang dan ada yang ingin menu lengkap.

Tapi bagaimana tanggapan para penggunanya?

"Sebagian besar, yang menurut mereka tidak tersedia adalah makanan. Mereka ingin menu lengkap!" tegas Yasmine.

"Dan Anda tahu siapa yang paling banyak menyampaikan pendapat kepada kami? Generasi yang jauh lebih tua, mereka bilang 'kalian tidak punya biryani! Saya mengatakan 'ada' tapi mereka mengatakan 'bukan, bukan, yang ayam! Yang itu udang!"

Eriko berharap Halla Walla akan menemukan tempat di grup WhatsApp, yang menjadi sarana komunikasi sesama anggota keluarga seperti di negara asalnya, Jepang.

Kini saatnya untuk mencoba memahami beberapa emoji:

Shway-Shway

Hak atas foto
Halla Walla

Shway-shway merupakan salah satu yang digemari sejak awal. Shway artinya 'kecil' tapi dua shway artinya permohonan untuk memelan.

Itu merupakan ucapan yang antara lain sering digunakan untuk meminta orang menunggu.

"Arti sebenarnya 'tunggu, saya datang!' atau 'tenanglah," jelas Eriko.

Inshallah

Inshallah adalah bahasa Arab untuk 'jika Allah berkenan' yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari di kawasan Teluk,.

Yasmine membei contoh, "Banyak orang di sini mengatakan 'Inshallah, inshallah! -jika Allah mengizinkan. Jadi jika saya mengajak Anda minum kopi dan Anda mengatakan 'Inshallah' itu bisa berarti ganda. Inshallah tidak berarti 100%. Tapi lebih 50/50. Itu artinya Ok, mungkin!"

Hak atas foto
Halla Walla

Pria berpedang

Seorang pria yang mengenakan keffiyeh mengangkat pedang di atas kepalanya. Ngapain pula dia?

Eriko menjelaskan, "Pria yangh mengangkat pedang itu merupakan tarian tradisional yang dilakukan di perkawinan dan perayaan-perayaan."

Hak atas foto
Halla Walla

Ya itu adalah Ardah atau tarian pedang Arab. Ada juga versi perempuannya, terdiri dari tiga perempuan berambut panjang dengan warna baju berbeda.

"Ah! Perempuan yang menari, itu salah satu favoritku," kata Yasmine. "Sejak kecil saya ingin punya rambut panjang supaya bisa meniru tarian tradisional!"

Hak atas foto
Halla Walla

Sandal terbang

Kedua pencipta Halla Walla tertawa lepas ketika ditanya tentang sandal terbang.

"Sandal itu artinya jika Anda melakukan kesalahan maka ibu akan menunduk untuk mengambil sandalnya dan melempar ke arahmu. Anda pun tahu bahwa Anda sebaiknya lari."

Hak atas foto
Halla Walla

Original Article